KANIM KLAS II CIREBON MENDEPORTASI 7 WARGA NEGARA ASAL AFRIKA SELATAN

Published on : April 28, 2014 Categories: Article Post By: admin

1

Picture 1 of 4

Cirebon, (14/04/2014) Kantor Imigrasi Klas II Cirebon mendeportasi 7 (tujuh) warga Negara Afrika Selatan,  hal ini berdasarkan hasil Rapat Koordinasi dengan Kominda Kota Cirebon (07/04) di Restaurant Green Eastern dan Rapat Kominda Kabupaten Cirebon (08/04) di Hotel Aston,  yang di hadiri pihak Kantor Imigrasi Klas II Cirebon dan beberapa instansi penegak hukum diantaranya pihak Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan, Korem / Kodim dan instansi terkait lainya.

Berawal 7 (tujuh) warga Negara Afrika Selatan tersebut akan mengajukan permohonan perpanjangan izin tinggal kunjungan di Kantor Imigrasi Cirebon, tetapi di saat di mintai keterangan maksud dan tujuan keberadaan warga Negara asing tersebut, sponsor/penjamin tidak dapat memberikan keterangan yang meyakinkan, yaitu  kedatangan mereka adalah untuk mencari harta peninggalan Bung Karno dalam hal ini emas batangan yang rencananya akan di bagikan pada umat manusia di seluruh dunia dengan cara memberikan santunan sebesar U$600 (enam ratus) dolar Amerika setiap bulannya. Hal tersebut membuat keragu-raguan pihak Imigrasi untuk memberikan perpanjangan terhadap izin tinggal warga asing tersebut, dan membawa ke forum Rapat Koordinasi Kominda Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon.

Agato P.P Simamora Kepala Kantor Imigrasi Klas II Cirebon, berasumsi dalam hal ini ada kecenderungan bahwa kehadiran orang asing tersebut, mempengaruhi persepsi masyarakat tentang konsep penyebaran dana kepada masyarakat semakin menguat yang akan menyebabkan terganggunya ketertiban umum di daerah Kabupaten Cirebon dan sekitarnya, hal senada juga di sampaikan Hari dari pihak Badan Intelijen Nasional menyatakan “kita harus mewaspadai terhadap semua gerakan mereka karena di takutkan ada hal-hal yang bisa mengarah untuk mengganggu kestabilan pemerintah Indonesia”, sehingga disepakti dari hasil Rapat Kordinasi Kominda Kota Cirebon dan Kominda Kabupaten Cirebon yang mendapat perhatian khusus  dari Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadi yang  merekomendasikan agar  pihak Kantor Imigrasi Cirebon menolak  permohonan perpanjangan izin tinggal  dan secepatnya mungkin melakukan pengusiran/deportasi ke 7 (tujuh) orang asing warga Negara Afrika selatan tersebut.

Dalam mendeportasi ketujuh warga Negara Afrika Selatan, pihak Kantor Imigrasi Klas II Cirebon membagi 2 (dua) gelombang, yaitu gelombang pertama (06/04) memulangkan satu orang bernama  Benjamin Lodewikus yang di kawal oleh Kasubsi Penindakan Joni Rumagit, S.H. yang memulangkan  menggunakan maskapai penerbangan Emirates Airways pada pukul 04.00 WIB dan keesokan harinya (07/04) enam orang lainnya juga berhasil dideportasi  di pimpin oleh Kasubsi Pengawasan Ben Yuda Karubaba beserta tim, yang mengawal sampai menuju  Bandara   Internasional Soekarno-hatta   menggunakan   kendaraan Deteni untuk di pulangkan ke  negara  asalnya  dengan   maskapai   penerbangan Qatar Airways tujuan Jakarta-Doha-Johanesburg pada pukul 17.45 WIB.