“KA. KANIM CIREBON, “PERTAHANKAN KINERJA BUKAN KARENA PIMPINAN”

Published on : December 9, 2014 Categories: Article Post By: admin

cilacap1

Picture 1 of 8

Cirebon, (1/12/2014) Kantor Imigrasi Klas II Cirebon mendapat kunjungan kerja dari Kanwil Kemenkumham Jateng dan rombongan Kanim Klas II Cilacap yang merupakan kunjungan kedua ke Kantor Imigrasi Klas II Cirebon. Study banding  dipimpin oleh Kepala Bidang Lalintuskim, seperti biasa rombongan di sambut dengan upacara penyambutan dan diterima baik oleh Kepala Kantor Imigrasi Cirebon, Eko Budianto beserta jajarannya.

     Pada acara kunjungan, rombongan diarahkan langsung ke ruang rapat Kepala Kantor, dengan suasana yang santai dan rileks, di suguhkan makanan ringan, dan penuh rasa kekeluargaan, Kepala Kantor Imigrasi Cirebon, Eko Budianto dalam sambutannya  memberikan ucapan selamat  atas kedatangan Kepala Bidang Lalintuskim Kanwil Kemenkumham Jateng beserta rombongan  yang berkenan  mengunjungi Kanim Cirebon,  dan pada kesempatan itu, Kepala Bidang Lalintuskin Kanwil Kemenkumham Jateng, Wisnu Daru Fajar, menyampaikan bahwa dengan kedatangannya untuk melakukan progress perbaikan pada Kantor Imigrasi Cilacap, dan atas nama Kepala Divisi Imigrasi beliau menyampaikan rasa terimakasih atas perkenannya untuk dapat menerima kami, dan mengharapkan kepada Kantor Imigrasi Cirebon dan Kantor Imigrasi Cilacap khususnya dapat terus berupaya meningkatkan standard kinerjanya.

     Sementara itu, Eko Budianto dalam paparannya menerangkan bahwasannya Kantor Imigrasi Klas II Cirebon, semenjak dipimpin olehnya, para pegawai dan strukturalnya maupun pegawai tidak tetap (Honorer),  kinerjanya cukup membanggakan, dan semua ini telah terbina dari kesadaran para pegawai untuk bekerja tanggap dan responsive terhadap perintah atasan, serta loyalitas dan dedikasi yang tinggi yang telah ditunjukan oleh seluruh pegawai,  bahkan awalnya ia sempat ragu terhadap kinerja pegawainya, apakah kinerjanya di tentukan oleh performa pimpinan, sebagaimana umumnya apabila pergantian pimpinan, maka berubah pula pola kerja dan budaya kerja nya, tetapi anggapan tersebut tidak terjadi, ungkap Eko Budianto. Ia bangga terhadap eksistensi kinerja para pegawainya,  mereka punya misi masing-masing dalam bekerja, apalagi ada seorang pegawai tidak tetap (honorer) yang menolak uang pemberian dari pemohon yang telah ia bantu, semua ini adalah suatu prestasi yang sangat membanggakan, hal tersebut ternyata bukan baru pertama kali, bahkan yang kedua kalinya, tutur Eko Budianto.

     Selain itu pula disampaikan bahwa, modal dasar yang dimiliki oleh Kantor Imigrasi Cirebon, adalah sumber daya apratur yang dapat bekerja secara professional dengan di tunjang anggaran yang mencukupi, mesin dan metode kerja yang baik. Untuk tahun 2013 yang lalu Kantor Imigrasi melalui pejabat yang lama memfokuskan pada peningkatan sarana dan prasarana publik, disamping itu pula, Kantor Imigrasi Klas II Cirebon telah berhasil mendapatkan ISO yang merupakan penilaian kinerja yang dilakukan oleh Badan Penetap Standar Internasional dalam menilai ketetapan yang menjadi standard pelayanan publik yang berskala internasional yaitu Verification New Zealand (VNZ) yang didampingi oleh Konsultan Premysis   dalam berupaya meningkatkan dan mempertahankan kinerja dan standarisasi pelayanan mutu, dengan memberlakukan beberapa SOP yang ada, bahkan akan dimasukan lagi beberapa SOP termasuk SOP pengamanan dan keberihan, ungkapnya.

     Untuk tahun 2014 ini, Kantor Imigrasi Cirebon, bukan memfokuskan kepada peningkatan sarana dan prasarana publik saja, melainkan juga meningkatkan kemampuan sumber daya manusia melalui pelatihan baris berbaris bertujuan untuk membina mental dan watak serta kedisiplinan pegawai, ini semua bukan hanya berlaku pada pegawai honor saja, melainkan kepada seluruh pegawai ungkapnya.

     Sedangkan pembinaan keimanan dan ketaqwaan, Kantor Imigrasi juga melakukan kegiatan keagamaan utamanya untuk pegawai yang beragama Islam sebagai mayoritas, telah melakukan kegiatan Tausiyah yang dilaksanakan sebulan sekali, kegiatan ini sangat bermanfaat dan tidak membutuhkan anggaran yang cukup besar dibandingkan menyelenggarakan kegiatan bersifat pembinaan seperti Mind seting, outbound dan lain sebagainya, dapat menghemat anggaran, dan untuk kelebihan anggarannya dapat di manfaatkan membiayai kegiatan – kegiatan lainnya yang lebih bermanfaat.

     Usai acara tatap muka dan paparan Kepala Kantor Imigrasi Klas II Cirebon, acara dilanjutkan meninjau ruang kerja dan ruang pelayanan sekaligus mendengarkan paparan dari masing-masing Seksi dan Sub. Bagian terkait dengan beberapa program unggulan yang dimiliki oleh Kantor Imigrasi Klas II Cirebon, yakni diawali paparan tentang Aplikasi TNDE (Tata Naskah Dinas Elektronik) dan aplikasi bantu keuangan di ruang Sub. Bagian Tata Usaha, selanjutnya rombongan diperkenalkan dengan program digitalisasi oleh Seksi Forsakim, yang merupakan aplikasi penyimpanan berkas surat yang tersimpan dalam lemari virtual sehingga tidak menggunakan penyimpanan melalui lemari arsip. untuk Seksi Wasdakim diperkenalkan sistem aplikasi pengawasan orang asing yang menggunakan sistem meping melalui google map, sedangkan Seksi Lantaskim diperkenalkan sistem Pelayanan Pasport Terpadu (SPPT).