Anjang Sana Ke Panti Asuhan Peringati Hari Bakhti Imigrasi Ke 65

Published on : January 28, 2015 Categories: Article Post By: admin

anjangsana1

Picture 1 of 6

Cirebon, (26/01/2015) Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Imigrasi ke 65,  paguyuban Ibu-Ibu Dharma Wanita Kantor Imigrasi Klas II Cirebon melakukan anjang sana ke beberapa tempat yaitu yayasan Sekolah Luar Biasa (SLB) dan panti asuhan dengan maksud untuk bersilaturahmi dan memberikan tali kasih terhadap sesama berupa pemberian sembako, hal tersebut dilakukan untuk  memberikan dorongan moril kepada anak-anak panti asuhan  merupakan wujud kepedulian kepada sesama, perhatian  dan kecintaan insan Imigrasi yang siap bersedia menolong, membantu dan meringankan beban orang lain dalam rangkaian menyongsong peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke 65 yang jatuh pada tanggal 26 Januari 2015 sekaligus penjabaran dari nilai-nilai yang tertuang dalam prinsip dasar kode etik pegawai Imigrasi  melalui mengembangkan rasa persaudaraan serta sikap saling tolong menolong  tanpa dibatasi oleh perbedaan agama, kepercayaan, ras, suku, asal usul, warna kulit, bahasa, jenis kelamin, status sosial ekonomi, pendidikan dan kebudayaan.

Acara anjang sana dilakukan usai pelaksanaan upacara  memperingati HUT Imigrasi ke 65 di lapangan Upacara Kantor Imigrasi Klas II Cirebon, diawali mengunjungi SLB Mekar Arum Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon. Dalam kunjungannya rombongan diterima baik oleh Kepala Sekolah, Siti Basiroh. SLB Mekar Arum merupakan yayasan pendidikan terhadap anak-anak yang mempunyai keterbelakangan mental dari kalangan keluarga yang tidak mampu, bahkan disekolah ini juga disediakan pemondokan bagi anak-anak yang kurang mampu untuk di titip dan diberikan pendidikan dan pembinaan, ungkapnya.

Saat ini SLB Mekar Arum menampung siswa dan siswi dari beberapa tingkatan, yaitu untuk Sekolah Dasar sebanyak 33 siswa, Sekolah Menengah Pertama sebanyak 17 siswa, dan Sekolah Menengah Atas sebanyak 8 siswa, sedangkan yang mondok sebanyak 20 orang. SLB ini langsung dibawah naungan beberapa kementerian diantaranya Kementerian Sosial dan Kementerian Pendidikan, sedangkan untuk oprasionalnya dibantu oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan perhatian dari instansi-instansi lainnya yang mempunyai kepedulian terhadap anak-anak kami, ujar Siti Basiroh.

Pemberian bantuan dan santunan dalam memperingati HUT Imigrasi ke 65 dipimpin oleh Ny. Aldina Putri Adinda Isteri Adinda Pramudite bertindak sebagai Plh. Kepala Kantor yang didampingi oleh Ibu-Ibu Dharma Wanita dan Karyawati Kantor Imigrasi Cirebon yang memberikan berupa 5 karung beras, 8 dos Mie Instan, dan 3 dirigen minyak kelapa serta peralatan mandi. Usai penyerahan secara simbolis, rombongan bekesempatan meninjau ruang kelas dan ruang belajar para siswa serta kelengapan sarana dan prasarana lainnya.

Usai berkunjung ke SLB Mekar Arum, rombongan Ibu-Ibu Dharma Wanita melanjutkan perjalanan mengunjungi LKSA Muawanah di daerah katiasa Kota Cirebon, Yayasan LKSA Muawanah ini menampung anak-anak Yatim sebanyak 48 orang, dan telah berdiri semenjak tahun 1989 dibangun diatas tanah wakaf seluas 357,5 m2

Ketua Yayasan, H. Soleh. S yang menerima langsung kunjungan Ibu-Ibu Dharma Wanita tersebut menjelaskan bahwa anak-anak yatim tersebut diasuh dan di bina sampai usia 17 tahun saja, setelah menginjak usia tersebut, anak-anak tersebut dikatakan  dewasa dan harus hidup mandiri.

Dalam kunjungannya di Panti Asuhan Muawanah, rombongan hanya bertemu dengan dua anak yatim berusia sekitar 8 tahun, menurut H. Soleh S, anak-anak yatim lainnya masih mengikuti kegiatan belajar  di sekolah sesuai dengan tingkatannya, untuk biaya pendidikan sampai dengan biaya transportasi dari panti ke sekolah ditanggung oleh yayasan. Dengan kedatangan rombongan baginya sangat berterima kasih atas kepeduliannya terhadap anak-anak yatim yang kami bina, paling tidak dapat meringankan beban kami, ungkapnya.

Usai memberikan santunan, selanjutnya rombongan berkesempatan melakukan foto bersama dengan pengurus dan rombongan Ibu-Ibu Dharma Wanita Kantor Imigrasi Klas II Cirebon.