Menghindari Pemeriksaan Petugas Imigrasi, WNA Asal Korea Selatan Bersembunyi di Atas Atap

Published on : February 17, 2015 Categories: Article Post By: admin

tangkap1

Picture 1 of 3

Cirebon, (16/02/2015) Kantor Imigrasi Kelas II Cirebon berhasil menangkap warga Negara Korea penyalahgunaan Izin Tinggal yang tertangkap di PT. Java Seafood berlokasi di Kabupaten Indramayu. proses penangkapan berlangsung dramatis, diawali perdebatan cukup alot antara pihak Imigrasi dengan pihak PT. Java Seafood yang menjelaskan bahwa seluruh warga Negara asing yang bekerja di PT tersebut telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku Ujar Windi Nofinda sebagai HRGA dari perusahan tersebut.

Sedangkan data yang dimiliki oleh Kantor Imigrasi Cirebon serta berdasarkan pengaduan masyarakat, ada warga Negara asing yang dipekerjakan oleh perusahaan tersebut tidak sesuai dengan izin tinggalnya, ungkap Ben Yuda Karubaba Kasubsi Pengawasan selaku Ketua Tim.

Tim yang beranggotakan sebanyak 10 orang langsung melakukan pencarian dan penggeledahan  diareal perusahaan, dalam kurun waktu satu jam, akhirnya Tim berhasil menangkap WNA yang di cari, yang bersangkutan mempunyai itikad yang kurang baik berusaha sembunyi di atas atap menghindar dari pemeriksaan, tetapi  dengan kesigapan petugas, akhirnya WNA tersebut berhasil diringkus.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, warga Negara asing yang diketahui berkewarganegaraan Korea tersebut dibawa ke Kantor Imigrasi Klas II Cirebon dengan menggunakan kendaraan deteni, dari hasil pemeriksaan sementara diketahui yang bersangkutan masuk ke Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta (03/02/2015) dengan menggunakan Izin Kunjungan.

Berdasarkan data yang dimiliki oleh Kantor Imigrasi Cirebon, bahwa pekerja asing yang bekerja di perusahaan bergerak dibidang pengepakan dan pengalengan ikan sebanyak sembilan WNA diantaranya, 6 orang warga Negara Korea Selatan, dan 3 orang berwarganegara Thailand, sedangkan Mr. Chang Geun Choi tidak masuk dalam daftar tersebut, setelah di konfirmasi bahwa yang bersangkutan sebenarnya bertugas sebagai tenaga teknisi untuk memasang mesin pendingin, ungkap pegawai perusahaan tersebut. (Zal.Dok. Zal)